Nur Hardianto wujudkan impian almarhum orang tuanya

Rasa bahagia menyelimuti penyerang Persela Lamongan, Ahmad Nur Hardianto setelah dirinya dipanggil masuk seleksi tim nasional U-22 Indonesia. Pasalnya, pemanggilan tersebut membuat mimpi kedua orang tuanya terwujud.Sebelumnya, Nur Hardianto masuk dalam seleksi timnas U-22 proyeksi Sea Games 2017 tahap pertama. Ternyata, kerja kerasnya di sesi tersebut menarik minat Luis Milla sehingga pelatih asal Spanyol itu memanggilnya kembali di seleksi tahap kedua.Pemanggilan tersebut sangat disyukuri oleh Nur Hardianto. Sebab itu artinya, pemain berusia 21 tahun ini bisa mewujudkan mimpi sang ayah, Mustain, dan sang ibu, Kasfiyah.Nur Hardianto mengatakan, kedua orang tuanya memang sangat mendukungnya menjadi pesepakbola dan bisa membela timnas. Namun sayangnya, sebelum bisa melihat dirinya bergabung dengan Skuat Garuda, kedua orang tuanya terlebih dahulu dipanggil menghadap Sang Pencipta.Putra asli daerah Lamongan ini percaya keberhasilannya terpanggil masuk seleksi timnas ini pasti akan membuat almarhum kedua orang tuanya bangga. Sebab, mimpi mereka bisa menjadi kenyataan.”Saya percaya orang tua saya pasti bangga di sana. Akhirnya apa yang mereka impikan dapat terwujud. Saya hanya bisa memberikan doa untuk orang tua saya, semoga Allah memberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya,” ujar Nur Hardianto kepada Bola.net, Senin (26/2/2017).”Orang tua saya memang pengen saya jadi pemain bola, mereka selalu support saya. Ibu dulu juga pernah bilang, sewaktu tiga hari sebelum meninggal, “Maaf nak ibu nanti tidak bisa nonton kamu di televisi,” kenangnya. (fit/asa)

mcwax.com istanaimpian Sumber: Merdeka.com