SBY dan Boediono Kirim Utusan Lapor Kekayaan ke KPK

Rimanews – Presiden dan Wakil Presiden periode 2009-2014 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono telah melaporkan harta kekayaannya sebagai penyelenggara negara ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini. “Laporan harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN SBY dan Boediono diantar oleh utusan,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, kepada wartawan, di Jakarta, Senin (10/11). Baca Juga KPK Ajari Anak-Anak Bahaya Korupsi Bupati Nganjuk Tersangka Korupsi KPK Tetapkan Anggota DPR Golkar Tersangka “Manisnya Era Soeharto dan Pahitnya Era Jokowi” 3 Keluhan KPK kepada Pemerintahan Jokowi Menurut Johan, setelah LHKPN dimasukkan, KPK akan melakukan verifikasi, walaupun proses itu belum bisa dipastikan kapan penyelesaiannya. “Yang akan diverifikasi misalnya luas tanah 100 meter, luasan itu tentu perlu dicek kesesuaian dengan dokumen. Kemudian atas nama siapa,” ujarnya. Johan mengatakan setelah selesai menjabat sebagai penyelenggara negara menjadi kewajiban untuk melaporkan LHKPN dalam rentang waktu tiga bulan. Namun, sayangnya berapa besar jumlah harta kekayaan SBY-Boediono belum sempat dijelaskan Johan Budi karena buru-buru menemui tamunya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : SBY , Boediono , LHKPN , KPK , Johan Budi , hukum , Nasional

Sumber: RimaNews