Heru Calon Pendamping Ahok, PNS Berprestasi Binaan Jokowi

Rimanews – Calon petahana Pilkada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tak patah arang ketika tampak begitu sulit mendapatkan restu PDI Perjuangan atas keinginannya menggandeng Djarot Saiful Hidayat untuk tampil lagi di panggung pesta demokrasi warga Jakarta. Ketika dikonformasi, Ahok sapaan karibnya dengan sigap menyatakan, bakal memilih anak buahnya dari kalangan pejabat DKI bernama Heru Budi Hartono. Baca Juga Cucu Bung Karno Dukung Ahok-Djarot Komisi XI: Ekonomi Mandiri Hindari Penguatan Mata Uang Asing Bawa Keris Saat Foto dengan Ahok, Faizal Ditangkap Pria ramah dengan sosok santun yang selalu menjawab apapun lontaran pewarta itu dipilih Ahok karena integeritasnya pada pekerjaan. Hingga pada akhirnya dirinya dipercaya Ahok untuk menempati jabatan tertinggi di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Heru bukanlah sosok baru di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Telah 20 tahun lebih dia mengabdikan diri mengawal pelayanan masyarakat menjadi PNS DKI setelah sebelumnya puas merasakan bekerja dengan orang asing. Atas prestasinya Heru mendapat kepercayaan Joko Widodo (Jokowi) saat bertahta di Jakarta. Ketika tahun 2013, Heru didapuk langsung Jokowi untuk mengawalnya di Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) DKI Jakarta. Maklum, Heru sempat tinggal 15 tahun lamanya di Jerman dan Australia karena studi dan menuruti perintah orang tua. “Makanya kalau ada kerjasama apapun sama pihak asing, jangan sangka saya bisa dibohongin,” ujar dia, saat berbincang di ruang kerja BPKAD DKI, Jumat (4/3/2016). Di tahun yang sama secara mengejutkan Heru diminta Jokowi untuk mengawal pemerintahan di Wali Kota Jakarta Utara. Meski saat itu Heru mengaku masih ragu-ragu menerimanya, mau tak mau dia menyatakan siap menjalankan perintah Jokowi. “Saat itu kalau kalian masih ingat saya merangkap dua jabatan sebagai Wali Kota dan Kepala Biro KDH. Bayangkan bagaimana pekerjaan saya saat itu,” ungkap Heru. Namun, buah perjuangan tak pernah masam. Ketika Ahok otomatis naik pangkat atas kepergian Jokowi menjadi Presiden, pekerjaan Heru di wilayah ditarik untuk memegang kendali perputaran uang di DKI dengan lembaganya yang bernama BPKAD. Sudah hampir berjalan dua tahun mengurusi keuangan daerah beserta aset-asetnya, kini Heru diniatkan Ahok untuk mendampinginya di Pilkada DKI. “Kalau itu perintah Gubernur, saya siap Bismillah,” tandas dia. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Basuki Tjahaja Purnama , Heru Budi Hartono , Jokowi , Pilgub DKI 2017 , politik , Nasional

Sumber: RimaNews