Mourinho: Ibrahimovic Luar Biasa!

Skor masih tetap imbang 2-2. Cemas, gusar, baik Manchester United maupun Southampton sama-sama mengharapkan kemenangan. Jose Mourinho, juga Claude Puel, dua pelatih di kubu berlawanan, tampak tegang di pinggir lapangan. Tapi nasib baik berpihak kepada The Red Devils. Zlatan Ibrahimovic memastikan kemenangan Setan Merah, setelah pemain asal Swedia itu sukses memaksimalkan sebuah peluang yang membuat skor akhir berubah 3-2.Ibrahimovic, dengan kematangan yang terukur tentu saja, tak menyia-nyiakan umpan lambung Ander Herrera dari sisi kanan. Eks tombak Paris Saint Germain (PSG) menaklukkan Fraser Forster, penjaga gawang Southampton, via tandukan mematikan tiga menit jelang waktu normal berakhir.
Dan tak lama berselang, Andre Marriner, wasit yang memimpin pertandingan, meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga. Demikianlah, MU memenangkan partai final Piala Liga Inggris. Stadion Wembley, Minggu (26/2) menjadi saksi kehebatan Setan Merah di ajang ini. Ini merupakan pencapaian penting musim ini, mengingat MU agak kerepotan di Premier League, kompetisi paling bergengsi di Inggris. Mengantongi poin 48, MU belum juga beranjak dari posisi keenam klasemen sementara. Tertinggal jauh dari Chelsea, sang pemuncak, yang telah mengepak poin 63.Lupakan sejenak Premier League, kompetisi yang sangat ketat itu. MU ingin berpesta, merespons kemenangan mereka di Stadion Wembley. Ini adalah gelar kelima. Sebelumnya, musim 1991/1992, 2005/2006, 2008/2009, dan 2009/2010, MU juga naik ke podium kehormatan.
Ibrahimovic memang layak disanjung sebagai pahlawan. Striker gaek tersebut, pada menit ke-18 membuka keunggulan MU 1-0. Semangat kian terlecut. Menit 38, Jesse Lingard menggandakan skor menjadi 2-0. Sial, Southampton sama sekali tak patah elan. The Saints, bak serdadu di medan pertempuran, bertarung tanpa kenal lelah. Hasilnya menakjubkan. Dua gol balasan berhasil didulang, menit 45 dan 48. Dua gol diborong Manolo Gabbiadini dan dia hanya membutuhkan waktu tak lebih dari tiga menit!Bukan kali ini saja Ibrahimovic memukau. Pada duel-duel sebelumnya, pemain berusia 35 tahun panen pujian lantaran gol atau assist yang dia buat. Tak heran kalau Mourinho begitu membutuhkan Ibrahimovic, kapan dan di mana pun skuatnya bertanding. Dengan kata lain, Ibrahimovic adalah jawaban utama di lini depan Setan Merah. Jika Mourinho pada akhirnya menyanjung Ibrahimovic setinggi langit, lagi dan lagi, itu sesuatu yang lumrah. Bukan sesuatu yang berlebihan atau sandiwara semata. “Dia begitu luar biasa,” kata The Spesial One, usai pertandingan, dilansir BBC.Mourinho bahkan berani membandingkan Ibrahimovic dengan Paul Pogba, pemain termahal di dunia. “Pogba berada di level yang sama, tapi Ibrahimovic begitu berbeda,” kata Mourinho. Claude Puel, pelatih Southampton, tak ketinggalan melayangkan sanjungan. “Saya sudah lama mengenalnya sejak di Liga Perancis. Dia seorang yang percaya diri dan berjiwa pemimpin. Walau dia datang ke sini dalam usia 35 tahun, akan tetapi dia selalu berupaya untuk melakukan hal-hal yang fantastis,” kata mantan pembesut Monaco, Lille, Lyon, dan Nice.

mcwax.com judi poker online terpercaya Sumber: Supersoccer.co ID