Setelah Operasi Kepala, Korban Kebun Raya Bogor Meninggal

Maindulu Com Rimanews-Setelah menjalani perawatan selama tiga hari, Ahmad Saefulah (43) salah satu korban pohon tumbang di Kebun Raya Bogor (KRB), Minggu (11/1) lalu, meninggal. Mayen Entong, kakak korban mengatakan, sebelum meninggal, adiknya telah menjalani operasi. Sejak dipindahkan dari IGD RS PMI ke ICU RS Sentra Medika Cibinong, Jawa Barat kondisi Ahmad terus memburuk. “Korban habis dioperasi luka di bagian kepalanya,” katanya di rumah duka. Baca Juga Sepuluh Pohon Tumbang di Jakarta Timur KPU Didesak Batalkan Agus-Sylvi karena Program Semiliar untuk RW Gempa 6,4 SR Mengguncang Aceh Setelah dioperasi, Ahmad terus mengalami pendarahan di bagian kepala. Korban meninggal dunia di RS Sentra Medika, Cibinong, Selasa (13/1) sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga hari ini korban tewas pohon tumbang menjadi 6 orang. Mayen mengaku pasrah atas kejadian yang menimpa adiknya tersebut. Dia menuntut agar pihak Kebun Raya Bogor bertanggung jawab terhadap meninggalnya korban yang memiliki satu istri dan dua anak itu. Jenazah korban telah tiba di rumah duka di Kelurahan Sindangrasa RT 7/6 Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat sekitar pukul 17.00 WIB. Seperti diketahui, korban meninggal akibat tertimpa pohon berjumlah enam orang. Mereka adalah Saifulloh (43), Sarijo (39), Suryana (42), dan Supriyono (43),Rizki (25) dan terakhir Ahmad Saefulah (42). Semua korban merupakan karyawan PT Asalta Mandiri Agung yang sedang menggelar gathering sambil membahas upah minimum Bogor. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Kebun Raya Bogor , Pohon Tumbang , Ahmad Saefulah , Peristiwa , Nasional

Sumber: RimaNews