Selamat Jalan, Bang Jun

Maindulu Com Meninggal usai bermain sepak bola. Satu lagi legenda sepak bola Indonesia meninggal dunia. Junaidi, mantan pemain timnas era 1980-an pergi untuk selama-lamanya, Minggu (15/7), tak lama setelah usai bermain sepak bola eksibisi Balikpapan All Stars kontra Samarinda All Stars di Stadion Sempaja Samarinda, Kalimantan Timur. Bang Jun, demikian almarhum biasa disapa, bermain hanya 15 menit. Pelatih bertubuh tambun yang doyan memakai topi terbalik sempat mengeluh sakit dada. Oleh rekan-rekannya, Bang Jun kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Saharani Samarinda. Sayang, nyawa Bang Jun tak tertolong. Pelatih humanis tersebut menghembuskan napas terakhir. Dimas, Manajer Samarinda All Stars, mengatakan, sebelum meninggal almarhum sempat mengatakan kalau dadanya sesak. “Dan tiba-tiba jatuh pingsan. Selama bertanding, Bang Jun selalu selalu bercanda. Itu memang ciri khasnya,” kata Dimas. Kepergian Bang Jun meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak pihak, termasuk Nil Maizar, pelatih timnas senior Indonesia. “Bang Junaidi orangnya baik. Suka membantu teman dan rendah hati. Dia juga seorang pelatih yang bisa memberikan rasa sejuk kepada pemain. Kita insan sepak bola merasa kehilangan salah satu putra terbaik Indonesia,” kata Nil. Menurut Nil, Bang Jun pernah memperkuat Timnas Garuda 1 bersama Aji Ridwan Mas. “Ya. Dia pernah membela timnas, sebelum akhirnya meneruskan karir sebagai pelatih,” tandas Nil. Junaidi memulai karir kepelatihannya pada tahun 1993 saat menjabat sebagai asisten pelatih Persiba Balikpapan. Selepas dari Persiba, Bang Jun mulai mencoba peruntungan saat melatih Persiku Kutai, PON Kaltim, Persijap Jepara dan terakhir melatih Persis Solo.

Sumber: Supersoccer.co.id