Kisah Sosa gabung Milan hingga rela potong gaji

Jose Sosa gabung dengan AC Milan pada musim panas lalu setelah menjadi juara bersama Besiktas di liga Turki. Selain datang dengan harga murah, gelandang 31 tahun tersebut juga rela dipotong gajinya hanya demi gabung dengan Rossoneri.Adriano Galliani yang mengurusi kepindahan Sosa ke San Siro mengisahkan sudah tertarik dengan penampilan Sosa sejak 2008 ketika ia bermain di Olimpiade bersama Argentina, satu tim dengan Lionel Messi. Namun Galliani mengaku sudah mengikuti perkembangan Sosa sejak ia masih berkarier di Estudiantes pada tahun 2002.Pada musim panas kemarin, Galliani sepakat mendatangkan Sosa ke Milan dengan harga tujuh juta euro meskipun Besiktas sebenarnya tak ingin melepasnya. Besiktas kemudian terpaksa melepas pemainnya karena Sosa sendiri memaksa ingin pindah.”Saya ceritakan anekdot pada Anda: pada bulan Juli lalu saya bertemu Nicholas Gancikoff untuk makan malam dan kami berdua menginginkan Sosa. Kemudian Montella punya daftar target dan namanya ada di sana. Itulah kisahnya hingga ia bisa sampai di Milan. Kemudian kami mulai membahas dengan Besiktas, mereka tak ingin melepasnya tapi anaknya sendiri menginginkan kami bagaimanapun caranya,” kisah Galliani pada Milan TV.”Ia sangat ingin gabung Milan. Banyak pemain yang bisa mencium logo klub [untuk menunjukkan cintanya], itu mudah, tapi dalam kasus ini ia banyak merelakan uangnya untuk gabung Milan. Ia memberikan banyak potongan pada gajinya, ia melakukan itu hanya untuk gabung Milan,” sambungnya.Setelah gabung dengan Milan, Sosa sempat kesulitan adaptasi dengan skuat Vincenzo Montella. Tapi akhir-akhir ini, pemain yang juga pernah membela Atletico Madrid dan Bayern Munchen tersebut mulai tampil reguler dan mencatatkan 12 penampilan di Serie A.(mtv/shd)

mcwax.com TOGEL|SBOBET|BOLA ONLINE|IBCBET|AGEN BOLA Sumber: Merdeka.com