Joachim Low Tetap Jadi Pelatih Jerman Hingga Piala Dunia 2018

istanaimpian

Pasca kegagalan Die Mannschaft yang cuma sampai semifinal Euro 2016, Low sebenarnya mendiskusikan posisinya sebagai juru taktik timnas dengan DFB, federasi Jerman. Namun dipastikan, Low yang sudah hampir satu dekade menangani tim panser, tetap melanjutkan kontraknya.
Jerman yang berstatus juara bertahan Piala Dunia 2014, menjadi favorit juara di Piala Eropa tahun ini. Penampilan mereka sangat menjanjikan hingga tiba di semifinal. Bahkan dapat dikatakan sebagai yang terbaik di antara 24 kontestan Euro 2016. Namun saat berjumpa Prancis, semua serangan Die Mannschaft dinetralkan tuan rumah.
Kekalahan Jerman 0-2 dari Prancis memastikan, Joachim Low sudah gagal dalam tiga percobaan di Piala Eropa. Pada Euro 2008, timnya mentok di partai final oleh Spanyol. Sementara dalam dua edisi terakhir, Die Mannschaft selalu tersingkir di empat besar, oleh tim yang pada akhirnya cuma bisa jadi finalis. Yaitu Italia pada 2012 dan Prancis pada 2016.
Joachim Low dikutip Soccerway menuturkan, Akhir turnamen (Piala Eropa) adalah waktu yang tepat untuk jeda. Kami kecewa setelah semifinal. Pekan-pekan jelang Piala Eropa dan selama turnamen cukup melelahkan.

Tapi bagi saya jelas sudah: meskipun terjadi kekecewaan (dari segi hasil), tim kami tidak mengecewakan (dari segi penampilan). Kami adalah tim dengan rata-rata pemain termuda di Euro 2016, dan saya masih melihat banyak potensi.
Saya yakin tim ini akan memberikan banyak kebahagiaan di kemudian hari. Dan saya, masih sebahagia biasanya untuk bekerja dengan para pemain ini; terus mengembangkan mereka menuju Piala Dunia 2018.
Presiden DBF, Reinhard Grindel, puas dengan pernyataan Joachim Low untuk bertahan. Ia menerangkan, Kami tidak pernah ragu, ia akan melanjutkan perjalanan dan kerja menggapai tujuan utama kami, yaitu mempertahankan gelar Piala Dunia pada 2018. Saya bertahan dengan ucapan sebelum turnamen ini, bahwa Jogi Low adalah pelatih terbaik untuk timnas Jerman.

mcwax.com istanaimpian Sumber: Sidomi