AC Milan Menyesal Lepas Aubameyang?

poker online

Mantan pelatih yuniorAC Milan Filippo Galli mengaku sudah meilhat potensi besar Pierre-Emerick Aubameyang sejak pemain asal Gabon itu bergabung dengan tim yunior Rossoneri.

Aubameyang gabung tim yunorAC Milan pada 2007. Namun, pemain 27 tahun itu kesulitan menembus tim utama karena banyaknya striker-striker hebat yang dimiliki Rossoneri.”Kami sudah bisa melihat bahwa Aubameyang sangat kuat saat itu. Dia memiliki sejumlah kualitas, meskipun di Milan saya cenderung bermain dengan 4-2-3-1 dan menempatkan dia di sisi kanan,” kata kata Galli kepada Corriere dello Sport.”Akhirnya ia bisa juga bermain sebagai second striker. Dia bersedia dan bersemangat untuk belajar. Aubameyang membaca semua tahapan permainan dengan sangat baik.”AC Milan saat itu memiliki striker-striker hebat. Alhasil, Rossoneri meminjamkan Aubameyang ke beberapa klub sebelum menjualnya dengan harga 1 juta euro ke St Etienne pada 2011.”Bersama Matteo Darmian, ia adalah elemen terbaik dalam hal memahami taktik di kelompokku. Tapi, kita bicara tentang AC Milan era Ancelotti, tim yang sukses mengalahkan Liverpool di final Liga Champions 2007. Dalam serangan ada sejumlah kualitas luar biasa seperti Pippo Inzaghi, Kaka, Pato dan Alberto Gilardino.””Tapi, Anda bisa melihat bahwa Aubameyang adalah seorang striker yang lengkap. Dia mencetak tujuh gol dalam lima pertandingan Liga Champions di Malaysia, turnamen untuk tim-tim muda dunia,” Galli menambahkan. Kini Aubameyang tampil gemilang bersama Borussia Dortmund. Ia sudah mencetak 110 gol dalam 176 penampilan sejak bergabung dengan klub itu pada 2013.

mcwax.com poker online Sumber: Liputan6